Dark Waters Kuak Misteri Kasus DuPont
Dark Waters merupakan salah satu film unik yg mendapat skor 93% dari kritikus & 95% dari skor audiens Rotten Tomatoes, sebuah kenyataan yang sangat jarang terjadi. Biasanya, film yang diangkat dari kisah konkret misalnya ini akan memercikan pro-kontra, sebagai akibatnya tidak jarang mengakibatkan ketimpangan di papan skor. Tetapi nir menggunakan Dark Waters, film besutan Sutradara Todd Haynes (Carol, I m Not There) ini dihormati sang kritikus dan jua dicintai sang penonton generik.
Yang menarik merupakan, Dark Waters tergolong film damai yg tidak hingar-bingar menggunakan jargon hukum ataupun adegan investigatif yg hiperbola. Bahkan, sang pemeran utama Mark Ruffalo tidak juga diberi line pemancing Oscar dimana ia berbicara tentang ribuan orang kecil yang dia bela, beliau pribadi buktikan menggunakan tekad dan kerja-kerasnya. Dark Waters jua tak sungkan buat mengungkapkan cerita apa adanya, baik, tidak baik, positif, negatif, seluruh mengalir dengan alami. Seperti apa?
>
BACA JUGA- 10 Game Horor Offline Terbaik buat Main pada HP Android, Bukan Buat Para Penakut!
- 15 Game Hantu Paling Seram di Dunia Terbaik Android 2019
- 10 Meme Black Panther & T'Challa yang Bikin Ngomong, Sultan Mah BEBAS!
- 10 Foto Selfie Menyeramkan Bersama Hantu Nyata
David VS DuPont

Semua bermula ketika Wilbur Tennant (Bill Camp), seorang peternak dari West Virginia merangsek masuk dan memaksa untuk bertemu dengan Robert Billot (Mark Ruffalo) karena beliau yakin, DuPont -perusahaan besar & mempunyai dampak politik pada Amerika telah meracuni ternak dan bahkan ia serta keluarganya sendiri.
Pertamanya, Robert menolak buat membantu Wilbur, karena firma tempat beliau bekerja -meski berkutat di bidang aturan lingkungan namun pekerjaan primer mereka adalah MEMBELA perusahaan-perusahaan akbar tersebut. Bahkan, konon mereka sedang berusaha untuk mendapatkan DuPont menjadi klien.
Wilbur pun ngotot meminta Robert buat menonton video-video yg beliau bawakan sebagai barang bukti, & mengaku bila beliau mengenal nenek Robert & menerima alamat serta nama Robert dari dia. Robert yg sempat ragu, akhirnya memutuskan buat bertemu menggunakan oleh nenek dan melihat sendiri kondisi peternakan Wilbur.
Robert terkejut menggunakan kondisi & kenyataan yang dia lihat menggunakan mata kepalanya sendiri. Lebih dari 100 ekor sapi mati pada setahun terakhir, dan sapi yang masih hayati terindikasi mengidap penyakit berfokus. Bukan hanya para ternak, anak-anak Wilbur pun giginya seluruh menghitam. Wilbur sendiri -sama misalnya poly pekerja DuPont- mengidap penyakit kangker mematikan.
Jelas sudah bahwa DuPont sudah menyebar limbah industrinya ke perairan sekitar West Virginia dan mengakibatkan hal-hal mengerikan. Tetapi, bagimana Robert mampu mengambarkan hal tersebut? Berapa usang waktu yang diperlukan sang Robert buat menyeret DuPont ke meja hijau? Apakah DuPont akhirnya mengakui semua kejahatan yang mereka lakukan?
True Story
Dark Waters diangkat dari sebuah artikel pada majalah New York Times yang berjudul "Sang Pengacara Yang Menjadi Mimpi Terburuk DuPont" (2016), yg mengisahkan secara detil dari kasus yang berlangsung lebih berdasarkan satu abad tersebut. Sutradara Todd Haynes tampaknya berusaha buat mengikuti lini masa dari artikel tadi, sebagai akibatnya tak ayal kadang melahirkan adegan-adegan yg terasa lambat pada tengah-tengah film.
Meski demikian, performa para bintang pada film ini sungguh luar biasa, Mark Ruffalo memerankan karakter yg tidak kalah menarik berdasarkan beberapa film yang pernah dia bintangi sebelumnya, misalnya; seseorang jurnalis investigatif peraih penghargaan Pulitzer di Spotlight; seseorang detektif polisi yg berhasil memberikan keterangan secara diam-membisu dalam film Zodiac, dan bahkan menjadi Dr. Bruce Banner di film-film Avengers.
Anne Hathaway sendiri memerankan seorang istri yang supportif namun menderita sepanjang perkara ini berjalan. Nuansa kehidupan rumah tangga keduanya sahih-sahih digambarkan naik turun menggunakan luar biasa lewat performa brilian Hathaway yang luar biasa meyakinkan. Tim Robbins sebagai atasan Robert, Tom Terp secara mengejutkan, mematahkan stigma Undang-Undang Dasar (Ujung-ujungnya duit) pada sebuah firma. Ia akan sebagai pendukung terbesar Robert pada usaha berat ini.
Dark Waters merupakan film yg dibentuk untuk menghibur penonton, akan tetapi juga buat menginformasikan secara rinci perkara DuPont, dan bagaimana akhir nasib orang-orang yang menjadi korbannya. Sungguh sebuah tamparan realita yang sangat membuka mata & wawasan. Yuk, ditonton. Film Dark Waters telah tayang pada bioskop-bioskop Indonesia!
Comments
Post a Comment