Review Film Gemini Man 2019

Gimana sih rasanya berperang melawan diri sendiri? Bukan, bukan kasus hati dan pikiran, akan tetapi bener-bener melawan diri sendiri. Itu yg Will Smith rasakan pada film Gemini Man (2019)

Will Smith sibuk banget tahun ini. Setelah berperan menjadi Genie di Aladdin (2019), dia akan tampil lagi di sekuel Bad Boy yg ketiga.

Sebelumnya, beliau akan tampil dulu di film yang amat sangat futuristik, Gemini Man (2019). Dan di film ini, beliau kayaknya mesti kerja keras ekstra karena berperan menjadi dua orang yang sama. Lah, bedanya di mana?

BACA JUGA
  • lima Game Wajib Bagi Pecinta Disney
  • 5 Tempat dalam Film Kartun Disney yang Bisa Ditemukan di Dunia Nyata, Seperti Dalam Dongeng!
  • Begini Jadinya Kalau Princess Disney Diubah Jadi Hero Fighter Mobile Legends

Si Pembunuh Bayaran yg Sudah Menua

Image 48aaf

Henry merupakan seorang pembunuh bayaran & dia sudah mulai menua. Jangan galat, beliau galat satu yang terbaik. Apapun targetnya, selalu berhasil. Tapi, satu misi membuatnya merasa bahwa telah saatnya beliau pensiun.

Saat sedang menikmati masa pensiunnya, dia diberi liputan bahwa target terakhirnya merupakan orang baik dan tak berdosa. Henry mulai merasa terdapat yg salah .

Saat inilah Henry mulai dikejar sang pembunuh bayaran lainnya. Ketika sedang berhadapan, dia sadar bahwa keahlian dan kehebatan si pembunuh bayaran ini, termasuk sampai gaya membunuh, seperti dengan dirinya.

Tak disangka, ternyata beliau dikejar sang dirinya sendiri dalam bentuk lebih belia. Semua memanggilnya Junior. Siapa Junior ini sebenarnya? Kenapa beliau mengejar Henry? Apa yg sebenarnya terjadi?

Kecanggihan Teknologi CGI buat Membuat Kembaran

Gemini Man2 Cf2ec

Kalau jaman dulu, Jaka pernah menonton film berjudul The Parent Trap (1998) dan melihat bahwa ada 1 aktris bisa dibentuk sebagai kembar. Cukup meletihkan, karena dia wajib bekerja dua kali merogoh gambar yg tidak selaras buat kiprah kembaran yang tidak sama. Kemudian, gambarnya dijadikan satu seolah-olah terdapat kembaran

Teknik yang sama digunakan di Gemini Man. Bedanya apa? Will Smith pada film ini dibuat menjadi umur 20-an. Umurnya saat masih muda sekali, seperti dengan anaknya, Jaden Smith.

Kecanggihan ini sebenarnya telah ada menurut jaman dulu pada film Tron (2010) dan beberapa film lainnya, namun semakin ke sini, semakin mulus. Jaka suka ketipu Will Smith sebenarnya sudah tua, akan tetapi efeknya OK.

Sutradara film ini merupakan Ang Lee yg telah menang tiga Oscar dari film-filmnya. Sehingga buat segi cerita, walaupun tidak segar tetapi baru.

Kualitas action-nya juga asyik banget. Tipikal Will Smith main film laga, tidak mengecewakan. Lantaran Ang Lee memang biasa menyutradari film laga, ilmu tari perkelahiannya juga apik.

Akhir Kata

Cukup menarik dan actionnya seru banget. Filmnya relatif menegangkan dan beberapa adegan tidak cocok buat anak-anak. Tonton filmnya sinkron umur ya!

Filmnya akan rilis tanggal 9 Oktober 2019, & Jaka ngeh jikalau Sabtu 4 Oktober malah telah terdapat rilisan midnight-nya?

Buat yang penasaran, berikut Jaka sertakan trailer-nya pada bawah ini!

Review Gemini Man, Film Aksi yang Bikin Males Kalo Disuruh Nonton Lagi

Comments

Popular posts from this blog

Nonton Film Promise (2017) Full Movie

Nonton Film Dimsum Martabak (2018)

7 Alasan Kenapa eSports Layak Dijadikan Ekstrakurikuler