Review Film One Piece: Stampede (2019): Semua Karakter Tumpek Blek Di Sini!
Buat para pecinta manga atau anime, pasti kenal banget dengan kisah Luffy & nakama yang berusaha mencari harta karun & jadi bajak laut terkuat?
Nggak terasa serial anime yg tayang perdana pada 20 Oktober 1999 ini telah masuk tahun ke-20, loh!
Nah sekaligus sebagai bentuk seremoni 20 tahun anime One Piece, One Piece: Stampede akhirnya dirilis & sebagai film ke-14 berdasarkan jajaran film One Piece hingga waktu ini.
Lalu bagaimana kisah yg bakal dibawa pada film ini? Yuk, simak ulasan One Piece: Stampede dari Jaka selengkapnya pada bawah ini, geng!
DAFTAR ISI
- Sinopsis One Piece: Stampede
- Review One Piece: Stampede, Penuh Fan Service Bikin Studio Bersorak!
- Trailer One Piece: Stampede (2019)
Sinopsis One Piece: Stampede
Sumber foto: YouTube CBI PicturesOne Piece: Stampede adalah film action anime Jepang yg disutradarai sang Takashi Otsuka. Eiichiro Oda berperan pada film ini sebagai creative superviser.
Sejumlah pengisi suara juga ikut andil pada film ini, seperti Mayumi Tanaka (Monkey D. Luffy), Kazuya Nakai (Roronoa Zoro), Akemi Okamura (Nami), Kappei Yamaguchi (Usopp), dan lainnya.
Film ini berkisah tentang gerombolan Bajak Laut Topi Jerami yg diundang ke sebuah acara akbar yang dikenal sebagai Pirate Expo!
Semua bajak laut terhebat berkumpul di pameran bajak bahari ini. Sesaat selesainya festival dimulai, tiba-datang Angkatan Laut ikut campur dalam aktivitas yg seharusnya nir mereka ketahui.
Muncul pula sosok dursila yang pernah sebagai kru bajak bahari, Gold D. Roger yg melegenda. Kini beliau kembali dengan kekuatan besarnya buat membentuk kekacauan.
Sebenarnya ada konspirasi apa dibalik Pirate Expo tadi?
Review One Piece: Stampede, Penuh Fan Service Bikin Studio Bersorak!
Seperti trailer yg bisa engkau tonton pada akhir artikel ini, One Piece: Stampede memperkenalkan 2 karakter baru yg tampil pada film ke-14 menurut serial One Piece, geng.
Sumber foto: YouTube CBI PicturesPertama terdapat Douglas Bullet (Tsutsomu Isobe) yg pernah menjadi kru bajak bahari Gold D. Roger yang tertangkap sang pemerintah dan dipenjara di Impel Down.
Ada jua Buena Festa (Yusuke Santamaria) seorang "Master of Festivities" yang mempromotori Pirate Expo & jua punya sebuah niat jahat.
Film ini bermula saat kelompok Bajak Laut Topi Jerami mengunjungi Pirate Expo beserta menggunakan seluruh bajak laut berdasarkan banyak sekali lautan.
Sebut saja grup Worst Generation, misalnya Eustass Kid, Killer, Scrathmen Apoo, Basil Hawkins, Capone Bege, X Drake, Jewelry Bonney, Urouge, sampai Trafalgar D. Law.
Sumber foto: YouTube CBI PicturesAda jua karakter lainnya seperti Bartolomeo, Cavendish, dan Buggy yg saling berlomba dalam mendapatkan harta karun yg bakal mengarahkan mereka ke "One Piece" peninggalan Gold D. Roger.
Bukan hanya bajak bahari saja, organisasi lainnya juga turut mengintai aktivitas Pirate Expo yang mencurigakan.
Misal Smoker & Tashigi berdasarkan Angkatan Laut, Rob Lucci dari Cipher Pol, Mihawk dan Crocodille menurut Shicibukai, hingga Sabo berdasarkan Pasukan Revolusi tampil dalam trailer.
Singkat cerita, di sini Luffy & lainnya harus berhadapan menggunakan Bullet, pemakan buah setan Gasha Gasha no Mi dan jua punya kekuatan setara menggunakan Silvers Rayleigh, tangan kanan Gold D. Roger.
Sumber foto: YouTube CBI PicturesPremis pada film ini terbilang simpel, di mana para bajak laut berkumpul buat mencari harta karun, seorang villain muncul, & Angkatan Laut datang menambah kekacauan.
Dari segi cerita pun sebenarnya hampir sama jikalau dibanding film action anime lainnya. Jagoan harus menghadapi villain, kalah terlebih dulu, baru menang sesudah beliau menaikkan kekuatannya, geng.
Namun yang Jaka patut apresiasi merupakan bagaimana Oda memberikan banyak fan service buat para penggemar One Piece yg mana franchise anime-nya sendiri sudah berusia 20 tahun.
Sumber foto: YouTube CBI PicturesDi sini banyak ditampilkan karakter yg terdapat mulai dari awal seri sampai modern ketika ini, walau dibilang pada beberapa karakter porsinya kurang poly.
Bahkan pada bagian menjelang akhir film pun ada seorang karakter yg sejatinya sudah tiada, tetapi ditampilkan selama 1-2 dtk. Duh, bikin terharu sekaligus terkesima deh!
Selain karakter yang tampil ada juga sejumlah adegan yang menciptakan penonton bersorak ketika menyaksikannya, loh.
Pokoknya walau nggak sanggup dibilang paripurna, namun One Piece: Stampede telah lebih dari relatif menjadi sebuah "bantuan gratis" bagi seremoni serial anime One Piece ke-20 tahun, geng!
Trailer One Piece: Stampede (2019)
Apakah engkau seorang penggemar One Piece & ingin menyaksikannya langsung pada layar lebar?
Sebelumnya simak dulu nih trailer selengkapnya & jangan lupa booking kursi kamu dengan pakai aplikasi pesan tiket bioskop online melalui perangkat smartphone engkau , ya!
Akhir Kata
Nah, itulah dia ulasan dan review film One Piece: Stampede yg bakal tayang di Indonesia melalui jaringan bioskop CGV & Cinemaxx mulai 18 September 2019.
Buat engkau penggemar usang juga baru One Piece, dijamin nggak bakal dibikin bosan selama 101 mnt penayangannya deh. Buruan nonton, ya!
Comments
Post a Comment