Review Film 47 Meters Down Uncaged
Setiap tahun, terdapat aja film mengenai hiu yg ganas & menyerang orang. Kalau enggak menyerang banyak banget, seenggaknya cerita tentang bagaimana seseorang selamat dari agresi hiu.
Tahun kemudian terdapat The Meg (2018), di 2016 ada istrinya Deadpool, Blake Lively pada The Shallows (2016). Di 2017 terdapat serangan hiu di 47 Meters Down (2017).
Khusus yang terakhir Jaka sebutkan, terdapat sekuelnya tahun ini, 47 Meters Down Uncaged. (2019)
BACA JUGA
- 5 Game Wajib Bagi Pecinta Disney
- 5 Tempat pada Film Kartun Disney yang Bisa Ditemukan pada Dunia Nyata, Seperti Dalam Dongeng!
- Begini Jadinya Kalau Princess Disney Diubah Jadi Hero Fighter Mobile Legends
Cerita Mia & Sasha

Mia merupakan siswa pindahan baru di Mexico. Sekolahnya hits ala-ala sekolah pada Jaksel gitu, ada kolam renangnya. Belum apa-apa, sudah ketauan Mia pada-bully menggunakan cara didorong ke kolam renang.
Mia bersama dengan saudara tertua tiri-nya, Sasha satu sekolah. Tapi Sasha tak pernah merasa misalnya kakaknya. Mereka enggak akur. Di rumah, sebenarnya ke 2 orang tuanya sayang menggunakan ke 2 anak-anak mereka. Ayah Mia dan Ibu Sasha sayang menggunakan anak-anak mereka walaupun tidak kandung.
Ayahnya seorang penyelam sekaligus penjelajah. Tugasnya mencari jalan-jalan baru pada dasar bahari. Tadinya, ayahnya merencanakan mereka pulang berlibur beserta, ngeliat hiu menurut pada kapal kaca. Eh, Ayahnya ada tugas baru. Akhirnya ya Ayahnya minta Sasha sama Mia pergi berdua aja.
Sasha males banget berduaan sama Mia. Sasha dijemput kabur sama teman-sahabatnya, Alexa dan Nicole. Mia pun dipaksa ikut. Mereka pergi ke sebuah laguna rahasia. Ternyata, Alexa sudah pernah ke sana. Dia cerita, pada bawah laguna yg sedang mereka jelajahi, ada sebuah kota tua.
Iseng, mereka diving ke kota tua itu. Tetapi, ada suatu kecelakaan sebagai akibatnya mereka terpisah & berpencar. Naasnya, terdapat hiu yg datang-datang muncul & menyerang. Berhasilkah mereka selamat berdasarkan pada dasar bahari itu, disaat persediaan oksigen semakin menipis?
Sekuel Yang Tak Terasa Seperti Sekuel

Tentu saja, adegan paling ditunggu-tunggu adalah serangan hiunya. Serunya, hiunya dibuat kayak hantu di film ini. Tiba-tiba ada ngasih kejutan. Kebetulan, Jaka nonton saat pemutaran beserta rekan-rekan media. Setiap kali hiunya timbul pada belakang, satu bioskop teriak. Seru kayak ngeliat The Conjuring hantunya keluar.
Jaka harus jujur, awalnya Jaka merasa film ini seperti film-film sekuel yang enggak keluar di bioskop. Ya, film-film kelas B gitu. Namun, di sini pengambilan kameranya rupawan, gambarnya jua tajam. Suaranya jua mantep.
Pemainnya kurang-kurang populer seluruh. Ada salah satunya putri menurut Sylvester Stallone. Ini film pertamanya. Dan keempat tokoh utama di film ini, seksi-seksi semua. Adegan berenang di laguna pertama kali sahih-benar memanjakan mata. Pemandangannya indah. Eh! Pemandangan laguna-nya ya! Dasar otaknya bandel!
Akhir Kata

Jaka banyak tutup mata saat adegan hiu-hiu memangsa korbannya yg kurang beruntung. Jadi Jaka kurang ngeh seberapa berdarahnya film ini.
Jaka, menjadi penonton menghimbau bahwa filmnya untuk 13 tahun ke atas. Ajak orang-orang yg pantas buat menontonnya. Jadi jadilah penonton yang pandai , ya.
Filmnya rilis 23 Agustus 2019 di bioskop-bioskop terdekat. Tonton pada bioskop ya, jangan pada IndoXXI! Awas!
Buat yg penasaran, berikut Jaka sertakan trailer-nya di bawah ini!
Comments
Post a Comment