7 Alasan MediaTek Gak Laku Dibandingkan Snapdragon di Indonesia!
Prosesor apa yg engkau pakai ketika ini? Apakah MediaTek atau Qualcomm Snapdragon?
Pertandingan smartphone semakin hari makin memanas, tidak hanya bersaing dalam kecepatan HP, tapi jua harganya. Semakin murah & berkualitas HP tersebut maka akan semakin menarik.
Salah satu rival terbesar pada global prosesor HP Android adalah MediaTek dan Qualcomm Snapdragon yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Namun, MediaTek nampak kalah dibanding Qualcomm Snapdragon. Mengapa mampu demikian? Yuk, simak alasan selengkapnya berikut adalah!
DAFTAR ISI
- Alasan MediaTek Gak Laku Dibandingkan Qualcomm di Indonesia!
- Pemasaran MediaTek Kurang Baik
- Kecepatan Prosesor Lebih Lambat
- Prosesor Tidak Stabil
- GPU MediaTek Kalah Saing
- Efisiensi Pemakaian Baterai Buruk
- Masalah Dalam Multitasking
- Helio SoC Adalah Produk Baru
Alasan MediaTek Gak Laku Dibandingkan Qualcomm di Indonesia!
MediaTek merupakan sebuah perusahaan yg beranjak pada produksi semikonduktor berasal Taiwan. Perusahaan ini didirikan pada 1997 & terus berkembang sampai saat ini.
Salah satu produk terkenalnya pada dunia adalah prosesor HP Android yg memiliki harga terjangkau. MediaTek selalu bersaing menggunakan Qualcomm Snapdragon.
Salah satu produk terbaru MediaTek merupakan Helio G90 dan G90T buat smartphone gaming. Prosesor ini dikatakan akan bersaing menggunakan Snapdragon 730.

Prosesor ini dibuat spesifik buat game dengan majemuk fitur canggih misalnya efisiensi baterai yg baik, kecepatan yg kontinu saat dipakai bermain game, sampai mendukung kamera menggunakan 64MP.
Seperti varian prosesor MediaTek lainnya, Helio G90 & G90T akan dijual menggunakan harga yang lebih murah dibandingkan rival sekelasnya. Sehingga HP gaming ketika ini sanggup dijual menggunakan harga yang terjangkau.
Walau begitu, MediaTek mempunyai beberapa kekurangan dibandingkan menggunakan prosesor lain yang membuatnya kalah 'laku ' pada Indonesia. Apa saja karena?
1. Pemasaran MediaTek Kurang Baik

Alasan pertama merupakan persoalan manajemen pemasaran berdasarkan MediaTek yang kurang baik di Indonesia. Walaupun produk yang dimiliki sang MediaTek sudah cocok dengan pasar Indonesia, namun pemasarannya kurang militan.
Hal ini pun disebutkan sang seorang pengamat teknologi, Lucky Sebastian. Ia menduga bahwa MediaTek masing kalah menggunakan Qualcomm Snapdragon berdasarkan segi pengenalan.
Menjadi pekerjaan tempat tinggal bagi MediaTek untuk mensosialisasikan kemampuan chipset mereka. Harus diakui, Qualcomm memang lebih unggul soal sosialisasi ini - Lucky Sebastian
dua. Kecepatan Prosesor Lebih Lambat
Selanjutnya merupakan kecepatan yg lebih lambat dari prosesor Qualcomm Snapdragon. Contohnya misalnya Helio G90 yg permanen kalah dengan Snapdragon 730 berdasarkan skor holistik.
MediaTek pernah membuat sebuah prosesor deca core untuk varian Helio X, tetapi tetap saja tiap corenya memiliki kecepatan yg kalah menggunakan Snapdragon.
Walau begitu, kekurangan MediaTek sanggup dimaklumi karena harganya yg terjangkau. Bagaimana berdasarkan engkau ?
tiga. Prosesor Tidak Stabil

Selanjutnya adalah prosesor yg tidak stabil & mengakibatkan aneka macam masalah pada smartphonenya. Hal itu jua ditimbulkan dengan kurang baiknya pengendalian prosesor akan ROM smartphone.
Prosesor MediaTek ini pula kurang stabil & konsisten pada memproses data sehingga kamu akan menemukan sejumlah perkara misalnya pelaksanaan yang tertutup datang-datang dalam HP.
4. GPU MediaTek Kalah Saing

Salah satu hal yang krusial buat diperhatikan dalam prosesor merupakan GPU-nya. Tak misalnya PC yang memiliki GPU terpisah, prosesor HP akan selalu membawa GPU-nya sendiri.
Salah satu pengorbanan MediaTek buat menekan harga prosesornya adalah memakai GPU yg 'lemah'. Hal ini mengakibatkan kinerja proses rendering gambar yang lambat.
Hal ini pun berdampak pada kinerja prosesor pada menjalankan game berat. Kamu yang memakai prosesor MediaTek akan lebih acapkali mengalami lag saat bermain game.
5. Efisiensi Pemakaian Baterai Buruk

Siapa yang nir ingin memiliki HP menggunakan kapasitas baterai akbar?
Jaka konfiden baterai merupakan keliru satu hal yg penting untuk diperhatikan dalam HP. Semakin awet pemakaian baterai dalam HP, maka akan semakin baik.
MediaTek ini selalu memiliki perkara dalam efisiensi penggunaan baterai. Terkadang, terdapat HP yang tidak cocok dengan prosesor MediaTek sebagai akibatnya menyebabkan boros baterai.
Tak hanya itu, pemakaian baterai yang terlalu berlebihan oleh prosesor MediaTek membuat HP mennjadi cepat panas.
6. Masalah Dalam Multitasking

Selanjutnya adalah pengendalian prosesor akan aktivitas multitasking. HP ketika ini seharusnya bisa mengendalikan multitasking yg lebih lancar.
Namun, MediaTek terkadang mengalami perkara waktu memproses aplikasi secara multitasking. HP engkau akan terasa lebih lambat dalam berpindah berdasarkan satu aplikasi ke aplikasi lainnya.
7. Helio SoC Adalah Produk Baru

Terakhir merupakan jam terbang prosesor MediaTek Helio SoC yang kurang usang. SoC atau system-on-chip adalah satu paket perangkat pada sebuah chip.
Qualcomm Snapdragon SoC memulai seri pertamanya dalam 2007, sedangkan MediaTek baru memiliki prosesor SoC-nya pada 2009. Hal ini tentu memengaruhi Mediatek yg 'kebalap' oleh Qualcomm Snapdragon.
Begitu pula pada Indonesia yg lebih mengenal Qualcomm Snapdragon karena keberadaannya yang lebih usang dan sudah dianggap. Bagaimana dari engkau ?
Akhir Kata
Itu beliau alasan MediaTek kalah laris dibadingkan dengan Qualcomm Snapdragon pada Indonesia. Walau begitu, MediaTek kini mulai poly dipakai oleh HP terjangkau.
Apakah akan mengalahkan Qualcomm Snapdragon kelak? Tuliskan pendapat kamu pada kolom komentar, ya. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya!
Comments
Post a Comment