Review Film Fast & Furious Presents Hobbs & Shaw
Di suatu malam yang indah & panas, Jaka ditemani oleh rekan Jaka yang manis jelita menghadiri sebuah perhelatan besar di suatu mall daerah Kasablanka.
Jaka & rekan Jaka berjuang menempuh stagnasi tiada henti demi menghadiri premiere film anti kemacetan, Fast and Furious Presents Hobbs and Shaw.
Ya, berdasarkan namanya tentu aja ini merupakan rentetan berdasarkan film balap-balapan, seri Fast and Furious.
Kali ini, merupakan film lepas dari seri primer sehingga nir terdapat Vin Diesel di pada film ini. Tapi, jangan kecewa karena masih ada The Rock!
BACA JUGA
- 5 Game Wajib Bagi Pecinta Disney
- lima Tempat pada Film Kartun Disney yang Bisa Ditemukan di Dunia Nyata, Seperti Dalam Dongeng!
- Begini Jadinya Kalau Princess Disney Diubah Jadi Hero Fighter Mobile Legends
Hobbs dan Shaw Menjadi Rekan Kerja
Dimulai dengan Hobbs yang harus bekerja sama dengan Shaw, padahal Shaw dijebloskan ke penjara oleh Hobbs. Hal ini lantaran terdapat sebuah kejahatan di mana adiknya Shaw terjebak dalam persekongkolan ini.
Alkisah, sebuah perusahaan bernama Eteon membuat virus buat membantu peradaban manusia. Ternyata, virus ini jatuh ke tujuan yg salah dan justru membunuh insan lemah.
Tentu saja, pembela kebenaran ingin merogoh virus ini. Tetapi, sang pembela kebenaran, MI6, malah dijebak. Di sini lah adiknya Shaw terjebak ditengah-tengah.
Hobbs wajib memecahkan masalah ini, akan tetapi dibantu sang Shaw. Mereka wajib menghadapi aneka macam macam musuh yg dipimpin sang Brixton.
Brixton tentu saja andal, kuat & pintar. Terkadang selangkah lebih maju berdasarkan duo Hobbs & Shaw. Berhasilkah mereka mengalahkan Brixton?
Tonton aja keseruan film ini di bioskop.
Film Aksi Menentang Fisika

Jaka mulai dari mana, ya?
The Rock atau Dwayne Johnson yang punya lengan kekar segede ban truk tronton tapi sebenarnya komedian banget sebagai Hobbs, ditemani dengan Jason Statham yang serius banget sebagai Shaw.
Jaka enggak usah jelasin kemampuan akting mereka, karena sepertinya mereka terjebak menggunakan karakter pria-pria tangguh. Jadi, ya, terima aja akting mereka seperti itu.
Hebatnya seri ini, mereka selalu memasukkan tokoh baru yg diperankan aktor-aktris populer.
Kali ini giliran Idris Elba sebagai pemeran antagonisnya, Brixton. Dia ditemani dengan Roman Reign yg jua seseorang pegulat WWE.
Untuk urusan special effect, Jaka rasa relatif mumpuni. Ya, pada tahun 2019 ini nir ada special effect yang sahih-benar bikin wah banget, sih, akhir-akhir ini.
Jangan lupakan bila seri Fast and Furious selalu diisi menggunakan kendaraan-tunggangan super hits sepanjang masa dan kali ini giliran motornya Brixton yang bakal jadi penarik perhatian.
Satu lagi, adegan aksi mereka selalu tertata dan koreografinya bagus banget. Tentu aja bunyi gedebak-gedebuk membantu kehebatan adegan berantem tokoh-tokoh ini.
Tapi ingat, Fast and Furious selalu melawan aturan fisika. Adegan aksinya senang enggak masuk akal. Ada keliru satu adegan berantem slow-motion, rekan Jaka terpukau melihat kecanggihan adegan itu.
Tungguin ending film ini buat melihat kecanggihan tokoh utamanya pada melawan hukum ekamatra.
Sayangnya, adegan balapan telah cukup berkurang di film ini, mungkin sekarang 'kiblat' seri Fast and Furious ini lebih ke aksi memakai kendaraan beroda empat/moda transportasi apa pun, ya.
Akhir Kata

Jaka, sih, terpana banget ngeliat adegan aksinya ya, walaupun senang enggak lumrah. Tapi, buang jauh-jauh logika sehat & hukum fisika sebelum nonton film ini.
Filmnya sendiri keluar tanggal 31 Juli 2019 pada bioskop terdekat, bahkan untuk beberapa jaringan bioskop telah mengeluarkan pre-sale tiket. Hati-hati kehabisan!
Buat yg penasaran, Jaka sertakan trailernya di bawah ini!
Comments
Post a Comment