Review Film Scary Stories to Tell in The Dark: Filmnya 1 Hantunya Banyak!
Apa jadinya bila mimpi tidak baik kamu menjadi kenyataan & mengancam nyawa kamu? Bagaimana kalau hal itu ternyata mengancam poly orang sekaligus?
Kira-kira itulah premis awal film Scary Stories to Tell in the Dark yang akan segera datang pada bioskop-bioskop terdekat.
Diangkat berdasarkan judul buku yang sama, mampukah film Scary Stories to Tell in the Dark membawa kengerian seperti bukunya yang disukai sang poly orang?
Resensi Film Scary Stories to Tell in the Dark

Film Scary Stories to Tell in the Dark bercerita tentang sebuah kota kecil pada Amerika Serikat yg bernama Mill Valley.
Mengambil setting tahun 1968, film Scary Stories to Tell in the Dark menceritakan bagaimana sebuah kota kecil dan legenda misterius yg menyelimutinya.
Sebagai film horor yang dinantikan-tunggu, film Scary Stories to Tell in the Dark membawa cerita mengenai petulangan kawanan sahabat yg 'terjebak' dalam legenda misterius pada kotanya.

Stella Nicholls (Zoe Colletti), Ram n Morales (Michael Garza), August "Auggie" Hilderbrandt (Gabriel Rush) & Chuck Steinberg (Austin Zajur) merupakan kawanan terjebak dalam situasi misterius ini.
Pada suatu malam Halloween, 4 sekawan ini mencoba masuk ke sebuah tempat tinggal yang dipercaya berhantu dan terkutuk di kurang lebih kota mereka.
Tanpa sengaja, Stella menemukan sebuah buku yang diduga milik Sarah Bellows, 'anak setan' keluarga Bellows yg menyebabkan banyak kematian pada kota tadi.
Menurut legenda, Sarah Bellows akan menceritakan banyak sekali kisah-kisah seram menurut kembali tembok & banyak anak-anak yang mati sesudah kematiannya.
Ternyata kitab yang ditemukan Stella adalah kitab yang biasa digunakan Sarah buat menuliskan kisah-kisah mengerikan. Namun kengerian bukan terjadi pada situ.
Buku yg diambil Stella ternyata sangat mengerikan. Buku tersebut bisa menuliskan kisah-kisah horor menggunakan sendirinya & nama orang yang tertulis di buku tersebut akan hilang!
Stella menganggap ini merupakan ulah arwah Sarah yang ingin membalaskan dendamnya pada seluruh orang yg selalu 'menganggu' dirinya.
Ketika Ketakutan Kamu merupakan Kematianmu
Meskipun filmnya relatif tidak selaras menggunakan bukunya yg umumnya 1 buku = 1 hantu, pada film Scary Stories to Tell in the Dark, poly hantu bermunculan pada film ini.
Hantu-hantu yang bermunculan dari dari ketakutan para tokoh-tokoh di film ini. Latar belakang hantu itu jua tidak poly diulik pada film ini.
Film Scary Stories to Tell in the Dark lebih fokus kepada petulangan Stella dkk dalam memecahkan misteri kitab terkutuk, kisah Sarah Bellows & bagaimana keluar berdasarkan kutukan tadi.
Meski diproduseri oleh Guillermo del Toro (pengarah adegan langganan nominasi Oscars), sentuhannya tangan dinginnya hanya terasa sedikit di film ini.
Sebenarnya Andr vredal selaku pengarah adegan telah melakukan yg terbaik di film ini, meskipun plot hole & scene chessy masih sangat terasa & cenderung membosankan.
Kalau kamu nir terlalu senang adegan sadis dan jumpscare yg nir lumrah, maka film Scary Stories to Tell in the Dark merupakan jawabannya.
Kisah horor klasik dicampur kocok menggunakan tema persahabatan dan petulangan memecahkan misteri, menciptakan film ini menjadi sangat 'ringan' dan nir terlalu angker.
Trailer Film Scary Stories to Tell in the Dark
Masih ragu buat menonton film ini? Untuk engkau yg masih penasaran menggunakan film ini, silakan lihat tarilernya dulu, geng di bawah ini:
Akhir Kata
Itu tersebut resendi & review singkat berdasarkan film Scary Stories to Tell in the Dark yang akan segera tayang pada bioskop-bioskop terdekat.
Apakah kamu berani nonton film ini, geng? Yuk kasih komentar pada bawah!
Comments
Post a Comment