Ini Agama yang Dianut 7 CEO Perusahaan Teknologi Banyak yang Atheis?
Apakah engkau seringkali bertanya-tanya mengenai kehidupan eksklusif para tokoh akbar dunia?
Ya, terkadang rasa penasaran pasti ada, apalagi bila tokoh tadi mempunyai popularitas yang sangat besar .
Entah itu penasaraan dengan kisah hayati, famili, hingga kepercayaan . Kepo sedikit nir kasus, asal tidak merugikan orang lain.
Sama misalnya Jaka jua kepo menggunakan agama yang dianut CEO perusahaan teknologi di global. Yuk simak selengkapnya berikut adalah!
DAFTAR ISI
- Ini Agama yang Dianut CEO Perusahaan Teknologi
- Sundar Pichai, Google
- Eddy Kusnadi Sariaatmadja, Elang Mahkota Teknologi (Emtek)
- Mark Zuckerberg, Facebook
- Nabeel Gareeb, MEMC
- Jack Dorsey, Twitter
- Jan Koum, WhatsApp
- Bill Gates, Windows
Ini Agama yang Dianut CEO Perusahaan Teknologi
Apapun kepercayaan yg dianut sang seseorang, pastilah bertujuan buat mengembangkan diri menjadi lebih baik dengan ajaran-ajaran tertentu.
Agama merupakan sebuah kepercayaan , sistem budaya, dan pandangan dunia yg dimiliki sang manusia. Agama berafiliasi erat dengan Tuhan menjadi pencipta.
Tak hanya itu, agama juga berhubungan dengan kehidupan setelah kematian. Setiap kepercayaan mengajarkan hal yang berbeda & tidak bisa diperdebatkan.
Macam agama di dunia pun relatif poly, geng. Apabila dihitung ada lebih menurut 4.000 agama yg tersebar pada seluruh global. Tentu menggunakan ajaran & latar belakang yg tidak selaras.
Agama sebagai salah satu sisi pribadi dan private dari seseorang, cita rasanya relatif jauh bila mempertanyakan agama & keyakinan seseorang terlalu dalam.
Nah, buat sekadar keperluan edukasi, berikut merupakan kepercayaan dari beberapa CEO teknologi ternama di global.
Dengan catatan, agama yang dianut mereka secara langsung atau personal sanggup jadi tidak selaras.
Info yg Jaka himpun hanya beradasarkan riset mendalam di internet. Yuk, simak selengkapnya.
1. Sundar Pichai, Google
Siapa yang tidak mengenal nama Google, sebuah perusahaan multinasional yg berkiprah dalam layanan & produk internet.
Sundar Pichai, CEO Google ketika ini dikenal sebagai seseorang yang menganut agama Hindu, geng.
Setidaknya, ia dibesarkan menggunakan agama Hindu ketika masih berada di India. Kini, ia telah berpindah kewarganegaraan sebagai masyarakat negara Amerika Serikat.
dua. Eddy Kusnadi Sariaatmadja, Elang Mahkota Teknologi (Emtek)
Nah, kalau yang satu ini berasal berdasarkan dalam negeri, yaitu Eddy Kusnadi Sariaatmadja. Beliau adalah pendiri dari Elang Mahkota Teknologi atau EMTEK.
Eddy Kusnadi Sariaatmadja merupakan seseorang yang dibesarkan sang ayah beragama Muslim, yaitu Mohamad Soeboeb Sariaatmadja.
Tetapi, Eddy Kusnadi Sariaatmadja sendiri diketahui beragama Kristen Protestan. Ia Sukses dalam kariernya terlihat berdasarkan bagaimana perusahaan yang didirikannya berkembang sampai ketika ini.
EMTEK beranjak pada aneka macam bidang, antara lain merupakan media, aplikasi, yayasan, & konektivitas.
Tau dong BBM akan resmi ditutup dalam akhir Mei nanti? Nah, ini salah satu produk EMTEK.
3. Mark Zuckerberg, Facebook

Berlanjut ke pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, seseorang CEO yang dikenal sebagai galat satu orang yg paling kaya pada Amerika dari Forbes.
Mark Zuckerberg sempat digosipkan menjadi seseorang atheis, akan tetapi pada 2016 lalu dia menyatakan sedang merayakan Natal melalui unggahannya pada Facebook.

Dalam unggahannya, dia menyebutkan 'Merry Christmas and Happy Hanukkah' yang merujuk dalam agama Kristen.
Dikutip dari Telegraph, Mark Zuckerberg sendiri memang dibesarkan dalam keluarga Yahudi. Dibuktikan berdasarkan komentarnya soal atheisme yang dianutnya.
No. I was raised Jewish and then I went through a period where I questioned things, but now I believe religion is very important - Mark Zuckerberg
Di sisi lain, ia jua memuji agama Buddha yg dianut sang isterinya, Priscilla Chan. Apapun yang dianutnya saat ini, yang niscaya itu terbaik untuknya.
4. Nabeel Gareeb, MEMC

Selanjutnya adalah Nabeel Gareeb yg merupakan seseorang mantan CEO MEMC atau yg sekarang berubah menjadi SunEdison.
MEMC berkiprah pada produksi teknologi pembangkit listrik bertenaga surya. Ia menjabat menjadi CEO semenjak 2002 hingga 2008.
Ia merupakan seorang Muslim yg berkebangsaan Amerika, sukses dalam kariernya di MEMC. Ia pernah dinobatkan sebagai seseorang CEO menggunakan pendapatan terbesar ke-24 tahun 2006, berdasarkan CNN Money.
Selain itu juga pernah dinobatkan sebagai CEO dengan pendapatan terbesar keenam di AS dalam 2008, dari Forbes.
Luar biasa ya, geng. Melihat bagaimana seseorang Muslim yg berkebangsaan Amerika bisa memiliki prestasi yang begitu luar biasa.
Sebenarnya nir ada pernyataan eksklusif menurut dirinya yang menyatakan bahwa beliau seseorang muslim. Mungkin hal ini ia lakukan untuk menciptakan kehidupan pribadinya buat diri sendiri.
lima. Jack Dorsey, Twitter
Kamu senang main Twitter? Atau ternyata kamu belum punya akun Twitter?
Tentu kamu pernah dengar nama Jack Dorsey, CEO Twitter. Ia merupakan seseorang berkebangsaan Amerika yang dibesarkan dengan agama Katolik.
Sejak mini , Jack Dorsey memiliki pendidikan pada institut Katolik. Lalu, beliau tumbuh menggunakan agama yg sama semenjak kecil.
Jack Dorsey dikenal menjadi seorang pekerja keras dan memfokuskan kehidupannya terhadap karier. Terbukti atas penghargaan 'Innovator of the Year' pada 2012.
Mungkin berkeluarga belum menjadi prioritas Dorsey. Sampai ketika ini, Jack Dorsey masih belum menikah. Entah bagaimana dengan kepercayaan yg dianutnya.
Kalau berdasarkan engkau bagaimana, geng?
6. Jan Koum, WhatsApp
Kali ini adalah Jan Koum berdasarkan perusahaan WhatsApp yang bergerak pada layanan kirim pesan. Jan Koum dilahirkan di Ukraina.
Ia asal berdasarkan keluarga berkebangsaan Yahudi. Tidak diketahui pasti agama apa yang dianutnya ketika ini.
Tetapi, apabila mengikuti agama keluarganya yg dari menurut Yahudi, maka seharusnya pula menganut agama Yahudi.
7. Bill Gates, Windows
Siapa yang tak kenal dengan Windows?
Salah satu sistem operasi PC terbesar pada global yg telah ada semenjak 1985 kemudian menggunakan nama Windows 1.0, dipimpin oleh seseorang CEO bernama Bill Gates.
Walau kini sudah digantikan menggunakan yang baru, namun nama Bill Gates selalu teringat saat membahas tentang Windows.
Coba tebak, pendiri Windows ini beragama apa?
Ia membesarkan anaknya pada ajaran Katolik, dan mengajarkannya buat aktif melayani dalam gereja. Dalam wawancara bersama Rolling Stone, Bill Gates mengungkapkan bahwa agama itu penting.
The moral systems of religion, I think, are super important. We've raised our kids in a religious way; they've gone to the Catholic church that Melinda goes to and I participate in. I've been very lucky, and therefore I owe it to try and reduce the inequity in the world. And that's kind of a religious belief. I mean, it's at least a moral belief - Bill gates
Melihat berdasarkan perkataannya ini, sanggup disimpulkan bahwa Bill Gates dan keluarganya menganut kepercayaan Katolik, geng.
Akhir Kata
Itu beliau kepercayaan yang dianut oleh banyak sekali CEO perusahaan teknologi pada global. Agama memang penting buat dianut.
Tetapi, lebih krusial bagaimana engkau menanggapi agama buat merubah kehidupan jadi lebih baik.
Tuliskan pendapat kamu di kolom komentar, ya. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya!
Episode 13: The Realities Of Becoming A Startup Founder (Episode recorded in August 2019)
Comments
Post a Comment