Lama Tak Terlihat 6 Bos Perusahaan Teknologi Ini Ternyata Sudah Meninggal!
Menjadi seorang bos tentunya bukan hal yg gampang, perlu pengabdian yg tinggi supaya perusahaan yg dipimpinnya mampu maju & berkembang.
Bahkan, tidak sedikit ditemukan kasus dimana para bos berseteru menggunakan rekan kerjanya karena disparitas pendapat lho, geng.
Meskipun jabatannya menjadi yang paling tinggi di perusahaan, nir sedikit para bos yang mau nir mau harus lengser menurut jabatannya itu karena beberapa faktor tertentu galat satunya meninggal.
Lama tak terlihat btg hidungnya, rupanya bos-bos teknologi ini telah meninggal. Penasaran siapa saja orangnya? Berikut pembahasan menurut Jaka.
DAFTAR ISI
- Bos Perusahaan Teknologi yg Meninggal
- Paul Allen (Microsoft)
- Satoru Iwata (Nintendo)
- Steve Jobs (Apple)
- Koo Bon-moo (LG)
- Robert Goldberg (Survey Monkey)
- Colin Kroll (Vine dan HQ Trivia)
Bos Perusahaan Teknologi yang Meninggal
Kematian tentunya menjadi hal tidak terduga yg tidak bisa dihindari oleh siapapun dengan jabatan setinggi apapun.
Seperti yg terjadi menggunakan bos-bos teknologi berikut ini, lama tidak terlihat keberadaannya para bos ini dikabarkan telah mangkat global.
1. Paul Allen (Microsoft)

Pria dengan nama lengkap Paul Gardner Allen ini adalah seseorang pendiri sekaligus bos menurut perusahaan teknologi super besar Microsoft.
Partner kerja dari Bill Gates ini sebagai orang terkaya ke-46 di dunia menggunakan kekayaan bersih sebanyak $20.Tiga miliar atau 100 juta lembar saham Microsoft.
Tetapi, kekayaan dan jabatan tingginya itu wajib Allen tinggalkan lantaran ajal telah menjemputnya dalam tanggal 15 Oktober 2018 kemudian di usianya yang ke 65 tahun.
Allen dikabarkan meninggal global dampak komplikasi limfoma non-Hodgkin, penyakit kanker getah bening yang sudah dideritanya sejak bertahun-tahun belakangan ini.
Pada tahun 2009 ia pula pernah dirawat secara intensif di tempat tinggal sakit karena penyakit yg dideritanya ini.
Meskipun begitu, Paul Allen dikenal menjadi sosok yg luar biasa & pantang menyerah buat melawan penyakit mematikan yang dideritanya itu.
2. Satoru Iwata (Nintendo)

Satoru menghembuskan nafas terakhirnya pada lepas 11 Juli 2015 di Kyoto, Jepang dalam usia ke-55 tahun.
Satoru Iwata adalah seseorang pemrogram permainan Jepang & pengusaha yang menjabat sebagai presiden keempat sekaligus pejabat tertinggi eksekutif (CEO) berdasarkan perusahaan video game ternama, Nintendo.
Satoru mangkat dunia dampak penyakit kanker yg dideritanya sejak usang. Meskipun berita kesehatannya itu telah diketahui sang publik, akan tetapi fakta meninggalnya Satoru tetap mengejutkan para pelaku industri game juga para fans Nintendo.
Beberapa bulan sebelum kematiannya, Satoru sempat tetapkan buat merambah pasar game smartphone yg sedang terkenal pada kalangan publik.
Hal itu dipustuskan karena Nintendo makin terpuruk dan kalah saing menggunakan kompetitornya pada bidang konsol yaitu Microsoft dan Sony.
3. Steve Jobs (Apple)

Pria menggunakan nama lengkap Steven Paul Jobs ini menutup usia pada umurnya dalam tanggal lima Oktober 2011 pada California, Amerika Serikat pada usinya yang ke-56 tahun.
Steve Jobs merupakan seseorang tokoh usaha, ketua, & mantan CEO dari perusahaan teknologi ternama Apple Inc.
Jobs mati global di rumahnya akibat penyakit kanker pankreas langka yang dideritanya.
Meskipun pada usia terakhirnya Jobs sudah nir lagi menjabat menjadi seseorang CEO, tapi ia masih memegang jabaan krusial yaitu Presiden Direktur Apple.
Jobs pertama kali mendirikan Apple dirumah orang tuanya di Los Altos, California bersama Steve Wozniak pada tahun 1976.
Berkat usaha & keuletannya, perusahaan teknologi Apple mampu berkembang sampai misalnya kini ini.
4. Koo Bon-moo (LG)

CEO berdasarkan perusahaan teknologi ternama yg asal berdasarkan Korea Selatan LG Group, Koo Bon-moo tewas dunia pada usianya yg ke-73 tahun.
Koo Bon-moo meninggal pada lepas 20 Mei 2018 sehabis berjuang melawan penyakit kanker otak yang dideritanya selama setahun terakhir.
Koo Bon-moo adalah seseorang eksekutif usaha yg merangkap sebagai orang terkaya keempat di Korea Selatan.
Pria lulusan Ashland University dan Cleveland State University ini sukses membuat LG menjadi galat satu perusahaan teknologi yg meraih kesuksesan.
Buktinya, produk LG sekarang sudah tersebar pada semua global termasuk Indonesia & varian produk eletroniknya yang semakin majemuk bahkan sudah merambah ke global smartphone.
5. Robert Goldberg (Survey Monkey)
Dave Goldberg yang merupakan suami berdasarkan seorang COO Facebook, Sheryl Sandberg, dikabarkan mati dunia ketika sedang berlibur beserta istrinya tersebut.
Dave mati pada lepas 1 Mei 2015 lalu pada usianya yang masih terbilang muda yaitu 47 tahun.
Tidak diketahui secara pasti apa yang sebagai penyebab Dave mati, tetapi kabrnya beliau terjatuh waktu sedang berolahraga treadmill sebagai akibatnya kepalanya terbentur ke lantai dan mengalami pendarahan hebat.
Dave Goldberg adalah seorang CEO berdasarkan perusahaan bernama Survey Monkey. Survey Monkey sendiri merupakan perusahaan pengembangan perangkat lunak survei online berbasis cloud.
6. Colin Kroll (Vine dan HQ Trivia)

Colin Kroll merupakan seorang pengusaha asal Amerika yg ikut mengembangkan layanan menyebarkan video Vine & aplikasi game Trivia HQ.
Co-Founder pelaksanaan terkenal ini ditemukan mangkat dalam lepas 16 Desember 2018 pada tempat tidur kamar apartemennya pada New York.
Collin diduga mati dampak overdosis obat-obatan terlarang. Hal itu dikarenakan ditemukannya barang berupa heroin atau kokain di dekat tubuhnya. Wah, jangan ditiru, ya, geng!
Collin menghembuskan nafas terakhirnya pada usia yg masih sangat muda yaitu 34 tahun.
Akhir Kata
Nah, itulah kisah 6 bos perusahaan teknologi yang dikabarkan meninggal sesudah lama tidak terlihat, geng.
Namanya jua takdir, mau sehebat atau sekaya apapun orangnya kalo telah waktunya mangkat nggak akan sanggup menghindar, deh.
Yang niscaya, perkembangan teknologi yg berkembang pesat waktu ini jua galat satunya berkat kemampuan hebat orang-orang yg Jaka sebutin pada atas, geng.
Baca juga artikel seputar Out of Tech menarik lainnya berdasarkan Shelda Audita.
Comments
Post a Comment