Ini Alasan Google Stadia Tidak Akan Laku di Indonesia!
Game Developers Conference atau GDC nampak ramai diperbincangkan, acara yang dilakukan dalam 18 hingga 22 Maret 2019 ini memperkenalkan banyak penemuan menarik menurut para developer.
Salah satunya merupakan Google yang memperkenalkan platform game terbarunya, Google Stadia. Mungkin lebih sempurna diklaim cloud gaming sevice ya, geng.
Banyak hal menarik yang dimiliki oleh Google Stadia ini, walau begitu apakah perangkat satu ini layak masuk ke Indonesia?
Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!
Google Stadia, Gaming Platform Terbaru menurut Google. Bakal Laku pada Indonesia atau Tidak?
Sumber foto: Forbes
Google Stadia pertama kali diperkenalkan sang Google dalam program GDC pada hari Selasa, 19 Maret 2019 saat setempat.
Perangkat ini adalah sebuah platform cloud gaming, bukan sebuah konsol game. Kamu hanya akan memerlukan sebuah controller dan sebuah layar buat menjalankan Google Stadia.
Layar yang dipakai dapat berupa browser dalam layar PC atau Laptop, TV, dan bahkan ponsel pandai .
Entah media layar apa lagi yang bisa disambungkan dengan Google Stadia, akan tetapi dari contoh yang diperlihatkan mengambarkan bahwa Google Stadia punya mobilitas yang baik.
Fitur yang Ditawarkan Google Stadia
Dikutip dari The Verge, Google Stadia dapat melakukan streaming game pada kualitas 4K HDR menggunakan frame rate sampai 60fps.
Wakil Direktur Project Stream Google, Majd Bakar, menyebutkan bahwa kedepannya Google Stadia dapat dimainkan hingga kualitas 8K dan frame rate hingga 120fps. Mantap!
Selain sebagai sebuah controller game, Google Stadia mempunyai fitur tombol buat terkoneksi menggunakan Youtube dan Google Assisstant.
Untuk bisa menggunakan Google Stadia, kamu harus memiliki kecepatan internet sebanyak 25 Mbps buat konfigurasi 1080p/60fps.
Sedangkan buat kualitas 4K/60fps membutuhkan lebih berdasarkan 30Mbps. Teknologi 5G sangat dibutuhkan buat mendukung perangkat yg satu ini, jika digunakan secara mobile.
Bagaimana Perangkat yg Digunakan Google Stadia?
Mungkin kamu penasaran, Google menggunakan perangkat darimana sehingga bisa melakukan streaming ke Google Stadia?
Google Stadia ini akan dipersenjatai oleh adonan pusat data menurut 200 negara pada semua dunia, kemudian disambungkan dengan kabel fiber optic.
Sistem perangkat server yang dipakai pun diklaim mempunyai CPU & GPU yg high-end, hingga mencapai 10,7 teraflop. Melebihi adonan dua nomor GPU berdasarkan Xbox dan Playstation, geng!

Sumber foto: Android Authority
Apakah ada jeda antar sentra data menggunakan platform Google Stadia?
Secara teknis pasti ada jarak, tapi belum diketahui seberapa besar jarak yang akan terjadi. Hal ini pun bisa berdampak buruk bagi game online yg membutuhkan permainan cepat.
Jumlah game yg akan didukung memang belum poly, Google menjelaskan akan lebih dari 100 game yang akan dapat dimainkan menggunakan Google Stadia
Perilisan Google Stadia, Indonesia Belum Termasuk!
Waktu rilis belum disebutkan secara resmi sang pihak Google, akan tetapi akan dirilis pada tahun 2019 ini.
Untuk harga, google jua belum memberitahukan apakah pembayaran di lakukan terpisah buat setiap game atau dengan sistem subscription misalnya Netflix.

Sumber foto: NDTV Gadgets
Berbicara tentang Google Stadia yang kemungkinan hadir tahun ini, apakah Indonesia kebagian perangkat game satu ini?
Sepertinya belum, geng. Google Stadia sendiri hanya akan hadir pada Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Eropa pada perilisannya nanti.
Apakah Indonesia Membutuhkan Google Stadia? Ini jawabannya!
1. Kecepatan Rata-Rata Internet pada Indonesia Belum Mendukung
Sumber foto: wearesocial
Dikutip dari We Are Social, kecepatan rata-homogen internet di Indonesia merupakan 15,5Mbps. Sedangkan buat dapat memakai Google Stadia, membutuhkan setidaknya 25Mbps dengan jaringan yg stabil.
Seandainya ada pun, kamu membutuhkan internet khusus yg memiliki harga paket yang cukup mahal, geng.
Dengan kurangnya dukungan kualitas internet di Indonesia, menurut Jaka Google Stadia ini belum layak buat masuk ke tanah air ketika ini.
2. Lebih Banyak Alternatif Konsol Lain

Sumber foto: ExtremeTech
Memiliki Google Stadia sama saja engkau mempunyai konsol game atau PC yg dapat dibawa kemanapun asal ada koneksi internet yang mendukung.
Tetapi, banyak game sekarang yang hanya bisa dimainkan tertentu pada konsol eksklusif. Contohnya, God of War di Playstation 4.
Hal ini menjadikan Google Stadia setara menggunakan PC atau konsol game XBOX One yg tidak begitu diminati sang warga Indonesia, dibandingkan menggunakan Playstation 4.
Kalau telah begitu, apakah engkau masih ingin memiliki Google Stadia? Walaupun wajib kehilangan game eksklusif di konsol lainnya?
tiga. Sudah Ada layanan Cloud Gaming Lainnya
Konsep cloud gaming pada Google Stadia bukanlah yg pertama di global, pada Indonesia sendiri sudah ada beberapa layanan cloud gaming seperti GameQoo, Parsec, SkyeGrid, & lainnya.
Layanan yg Jaka sebutkan di atas nir membutuhkan aksesoris apapun yg harus dibeli terlebih dahulu, engkau sanggup langsung daftar & bermain game melalui streaming menggunakan gampang.
Tidak hanya itu, kabarnya Microsoft pula sedang dalam tahap berbagi layanan Cloud Gaming-nya sendiri, xCloud, sejak dua tahun kemudian.
apabila telah begitu, apakah engkau masih permanen membeli Google Stadia?
4. Tidak Cocok buat Game Online
Game massive online multiplayer tentu membutuhkan kecepatan dan stabilitas internet. Semakin jelek kualitas internet kamu, maka semakin jelek permainan engkau lantaran jeda konektivitas.
Untuk kasus Google Stadia ini, jeda yg dimiliki akan semakin besar . Lantaran game wajib mengirim data ke server, kemudian disambungkan balik ke perangkat Google Stadia kamu.
Selama belum dirilis secara resmi & belum dicoba langsung sang pemain, memang masalah jeda ini masih belum mampu dibuktikan.
Tetapi, kita lihat nanti setelah Google Stadia beredar. Apakah kasus ini akan timbul atau tidak, geng?
Video: Google Stadia Kabarnya Gak Akan Laku di Indonesia! Ini Penjelasannya!
Akhir Kata
Google Stadia menjadi langkah baru untuk Google buat melebarkan sayapnya ke global game yang lebih luas.
Adanya perangkat ini pun diharapkan bisa menjawab pertarungan gamer yg ingin bermain secara mobile dengan pengalaman bermain yg aporisma.
Bagaimana dari kamu mengenai Google Stadia? Tuliskan pendapat engkau di kolom komentar, ya. Sampai jumpa di artikel game selanjutnya!
Comments
Post a Comment